Selasa, 06 Desember 2016
On 01.04 by bella in AGEN DOMINO QQ ONLINE, AGEN POKER, BANDAR CEME ONLINE, CAPSA SUSUN, SOLUSI JUDI POKER ONLINE TERBAIK No comments

Gunung Penanggung di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur diusulkan menjadi salah satu kawasan Cagar Budaya Nasional. Hal itu dilakukan untuk melindungi situs-situs peninggalan benda kuno yang banyak ditemukan di lokasi itu.
Maraknya pembalakan situs dan galian C illegal, disebut mulai mengancam keberadaan situs peninggalan sejarah itu. Kendati 2015 lalu, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo telah mengeluarkan SK nomor 188/18/KPTS/013/2015 tentang penetapan Gunung Penanggungan sebagai kawasan Cagar Budaya tingkat provinsi, namun ternyata legalitas tersebut belum sepenuhnya bisa menjamin keamanan situs.
Hingga kini, masih banyak tangan-tangan jahil yang mencuri situs peninggalan di Gunung Penanggungan. "Benar, rencananya memang akan kita usulkan. Hari ini kita bicarakan dengan propinsi.
Karena sudah ada ratusan situs yang ditemukan dan harusnya pantas sebagai kawasan Cagar Budaya peringkat Nasional," kata Kepala Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Andi Mohammad Said kepada awak media, Senin 5 Desember 2016. Ia menambahkan, dari catatan pihaknya, tak kurang dari 123 situs purbakala yang tersebar diseluruh penjuru Gunung penanggungan.
Dari jumlah tersebut, 36 diantaranya sudah teridentifikasi dan dalam perawatan khusus. Selain itu, dari penelitian yang dilakukan BPCB situs yang ditemukan di Gunung Penanggungan tidak hanya berkutat dengan Kabupaten Mojokerto saja.
Melainkan mencakup sejarah Indonesia kuno. "Dari hasil kajian kami, terungkap fakta ternyata bahwa disini tidak hanya menceritakaan soal kerajaan Majapahit saja, namun sejarah Indonesia masa lampau.
Selain itu juga unsur situs yang ditemukan di Gunung Penanggungan juga tidak pernah ditemukan di gunung-gunung atau tempat lain," tambahnya.
Menurut Andi, salah satu temuan yang tidak ditemukan di tempat lain adalah jalur pendakian kuda yang melingkar dari kaki hingga puncak Gunung Penanggungan.
Selain itu juga ditemukannya ratusan situs lain yang berada hampir diseluruh penjuru gunung yang sampai saat ini masih dalam identifikasi dan analisa arkeolog. "Julukannya saja sudah gunung suci.
Secara umum satu gunung full ada situsnya. Ini tidak ada di gunung lain di Indonesia. Namun, kami saat ini kami masih melakukan pendalaman secara detail berdasarkan teoritisnya.
Ini untuk lebih menguatkan sehingga bisa ditetapkan sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional," terangnya," katanya.
Usulan tersebut, lanjut Andi selain untuk pusat studi, juga bermanfaat untuk melindungi kawasan gunung dari praktek yang merusak lingkungan atau nilai situs itu sendiri. Sebab, wilayah Pawitra kini rawan terhadap praktek pertambangan, pembalakan hutan liar, serta pencurian situs.
Maka itu, dibutuhkan pembahasan yang mendalam bersama dengan berbagai pihak. "Leading sektornya dari Pemprov Jawa Timur. Karena beliau yang berwenang.
Tapi juga akan dibahas secara menyeluruh oleh instansi lain yang berkepentingan serta Pemkab Pasuruan. Karena, letak Gunung Penanggungan, sebagai berada di wilayah Kabupaten Pasuruan," pungkasnya.
Tunjukkan kemahiran bemain poker anda, bersama dengan jutaan member lainnya di
1 ID bisa bermain 4 Game ( Texas Poker, Domino, Ceme dan Capsa susun). Jika anda tertarik untuk mendaftar, anda bisa mengisi kode berikut untuk memenuhi kolom referal
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Search
Popular Posts
-
AGEN POKER Kesejukan alam Vietnam yang segar dan hijau, kini dapat kamu rasakan hanya dengan duduk di restoran ini. Ya, bayangan pe...
-
AGEN POKER AgenPoker.com - Jumbo identik dengan ukuran ekstra besar. Namun tahukah traveler asal mula lahirnya kata itu? Rupanya...
-
AGEN POKER Selama ini banyak orang menyukai menginap di hotel, karena kasur yang nyaman. Kemudian ditambah dengan kebersihkan kamar ...
-
AGEN POKER AgenPoker.com - Pengeluaran anggaran paling dipikirkan sebelum travelling. Rupanya, wisatawan Seoul menghabiskan uang t...
-
AGEN POKER AgenPoker.com - Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Sleman, Yogyakarta dan sekitarnya tak menyurutkan niat masyaraka...

0 komentar:
Posting Komentar